Tentara Junta Myanmar Bentrok dengan Penduduk Desa, Sejumlah Orang Tewas

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Myanmar disibukkan dengan perlawanan para pemberontak bersenjata sejak kudeta melanda negeri itu 1 Februari lalu. (Foto: Reuters)

Bentrokan pecah sebelum fajar di Kyonpyaw, sekitar 150 km sebelah barat laut Yangon, ketika tentara datang untuk menangkap seorang pria yang dicurigai menyimpan senjata. Namun, penggerebekan oleh militer itu diadang oleh ledakan bom, kata seorang penduduk kepada Reuters.

“Masyarakat di desa hanya memiliki panah dan banyak korban di pihak masyarakat,” kata warga yang meminta tidak disebutkan namanya karena takut akan pembalasan dari kelompok yang bertikai. 

Outlet berita Khit Thit Media dan BBC berbahasa Burma menyebutkan, ada tiga orang tewas dalam bentrokan itu.

Pasukan Pertahanan Rakyat Shwegu yang antijunta militer mengatakan, mereka telah menyerang sebuah kantor polisi di Shwegu Utara pada Jumat (4/6/2021) malam. Penyerangan itu dilakukan bersama dengan Tentara Kemerdekaan Kachin (KIA)—salah satu dari sekitar 24 tentara etnik dan yang sudah berperang selama beberapa dekade.

Sejak kudeta 1 Februrari, setidaknya 845 orang telah dibunuh oleh aparat keamanan Myanmar. Selain itu, lebih dari 4.500 orang dipenjara karena menentang junta, menurut sebuah kelompok aktivis kemanusiaan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

Serangan Udara Hantam Biara di Myanmar, 14 Lansia sedang Meditasi Tewas

7 hari lalu

Teken Kerja Sama, Rusia Akan Kirim Kosmonaut Myanmar ke Luar Angkasa

1 bulan lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

1 bulan lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal