Tentara Thailand dan Kamboja Baku Tembak, PM Phumtham: Keadaan Sangat Sensitif! 

Anton Suhartono
Perdana Menteri Thailand Phumtham Wechayachai menyebut situasi di perbatasan sangat sensitif menyusul baku tembak pasukannya dengan militer Kamboja (Foto: AP)

Pasukan Kamboja, kata dia, melepaskan tembakan menyebabkan dua tentara Thailand luka. Pasukan Kamboja juga disebut menggunakan beberapa senjata, termasuk peluncur roket.

Namun, seorang Juru Bicara Kementerian Pertahanan (Kemhan) Kamboja mengatakan pihaknya yang justru menjadi korban serangan tak beralasan dari pasukan Thailand, sehingga pasukannya merespons untuk membela diri.

Thailand dan Kamboja sejak 1 dekade lebih terlibat konflik memperebutkan kedaulatan atas beberapa titik yang tidak ada patok batasnya, di sepanjang perbatasan yang membentang 817 km. Kondisi itu menyebabkan pertempuran kecil selama beberapa tahun dan memakan belasan korban jiwa, termasuk baku tembak selama seminggu pada 2011.

Ketegangan kembali memuncak pada Mei lalu setelah seorang tentara Kamboja tewas dalam baku tembak singkat, yang kemudian meningkat menjadi krisis diplomatik serius.

Upaya Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra untuk menyelesaikan ketegangan baru-baru ini melalui percakapan telepon dengan Hun Sen justru memicu badai politik di dalam negeri. Paetongtarn pun diberhentikan sementara dari jabatannya oleh pengadilan.

Kamboja memiliki banyak ranjau darat peninggalan perang saudara puluhan tahun lalu, jumlahnya mencapai jutaan.

Thailand menuduh Kamboja memasang ranjau darat di daerah perbatasan baru-baru ini. Namun Kamboja menyebutnya sebagai tuduhan tidak berdasar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 hari lalu

Cerita Kengerian Kebakaran Dahsyat Bar di Thailand, Korban Tewas Jadi 32 Orang 

12 hari lalu

Kebakaran Hebat Pub di Thailand, 27 Orang Tewas

14 hari lalu

Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon

16 hari lalu

Prabowo Bertemu 3 Mantan PM Thailand di Danantara, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal