Tentara Thailand dan Kamboja Masih Baku Tembak Jelang Berlakunya Gencatan Senjata

Anton Suhartono
Pasukan Thailand dan Kamboja masih baku tembak di perbatasan menjelang berlakunya gencatan senjata pada Senin tengah malam (Foto: AP)

BANGKOK, iNews.id - Pasukan Thailand dan Kamboja masih terlibat baku tembak di perbatasan menjelang berlakunya gencatan senjata pada Senin (28/7/2026) tengah malam waktu setempat.

Penjabat Perdana Menteri Thailand Phumtham Wechayachai dan mitranya dari Kamboja Hun Manet melakukan perundingan gencatan senjata di Malaysia, Senin (28/7/2025) sore, dipimpin langsung Perdana Menteri Anwar Ibrahim. Kedua pihak sepakat untuk segera menghentikan pertempuran tanpa syarat. 

Setibanya di Thailand, Phumtham mengatakan bentrokan bersenjata berlanjut sekitar 2 jam sebelum waktu gencatan senjata berlaku.

"Saya telah kembali (ke Thaiand) dan mendapat laporan dari militer bahwa pertempuran sengit di perbatasan Kamboja terus berlanjut, meski kesepakatan gencatan senjata yang kami capai di Kuala Lumpur akan berlaku pada tengah malam, lebih dari 2 jam dari sekarang," kata Wechayachai, di Pangkalan Udara Don Mueang, seperti dikutip dari RIA Novosti, Selasa (29/7/2025).

Para pengamat menilai pertempuran itu terjadi kemungkinan karena faktor terlambatnya komunikasi, kapan pelaksanaan gencatan senjata berlaku. Faktor lain perlawanan sengit dari satu pihak yang memicu pembalasan. 

Sementara itu kedua negara menegaskan ketentuan gencatan senjata tetap berlaku seraya berharap permusuhan akan berakhir. Kesepakatan yang dicapai di Kuala Lumpur mencakup ketentuan bagi para komandan militer untuk bertemu pada Selasa guna membentuk mekanisme pemantauan perbatasan bersama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Tolak Gencatan Senjata, Iran: Kami Ingin Beri Pelajaran kepada AS-Israel

Internasional
4 hari lalu

Thailand Krisis Energi, Warga Diimbau Tak Gunakan Baju Tangan Panjang hingga Batasi Penggunaan AC

Internasional
4 hari lalu

Dampak Perang Timur Tengah, Thailand Berlakukan WFH hingga Batasi Jam Operasional SPBU

Internasional
6 hari lalu

PM Malaysia: Perang Timur Tengah Bisa Picu Krisis Dahsyat, Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal