Terancam Diserang Amerika, Presiden Venezuela Maduro Janji Tak Akan Tinggalkan Rakyat

Anton Suhartono
Nicolas Maduro menegaskan kesetiaan mutlak kepada rakyat di tengah meningkatnya potensi serangan AS ke Venezuela (Foto: AP)

“Kita tidak menginginkan perdamaian yang diperbudak, atau perdamaian koloni. Koloni, tidak akan pernah terjadi. Budak, tidak akan pernah,” katanya, disambut sorakan ribuan pendukung.

Pidato itu memicu gelombang dukungan baru bagi Maduro, yang berusaha menunjukkan bahwa dirinya akan tetap berada di barisan depan bersama rakyat jika ketegangan berubah menjadi konflik terbuka.

Sementara itu Presiden AS Donald Trump menggelar rapat tingkat tinggi bersama para pejabat keamanan nasional untuk membahas langkah selanjutnya terkait Venezuela. Pertemuan ini digelar setelah percakapan telepon antara Trump dan Maduro.

Trump tak banyak mengungkap isi komunikasi tersebut, hanya menyebutnya “biasa-biasa saja.”

Ketika ditanya apakah peringatannya mengenai pembatasan penerbangan di wilayah udara Venezuela menjadi tanda serangan AS semakin dekat, ia menjawab singkat, "Jangan berasumsi apa pun.”

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

AS Ancam Bikin Bangkrut Iran: Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

2 hari lalu

Trump Klaim Kendalikan Selat Hormuz 100%, Ini Komentar Iran

2 hari lalu

Jubir Gedung Putih Karoline Leavitt Mundur, Trump: Saya Hormati!

2 hari lalu

Trump Klaim AS Bikin Iran Tak Berdaya di Selat Hormuz: Mereka Bangkrut!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal