Ilustrasi uji coba senjata nuklir Korea Utara yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi. (Foto: KCNA)
Ahmad Islamy Jamil

TOKYO, iNews.idJepang menganggap pengembangan program nuklir dan rudal Korea Utara sebagai ancaman bagi perdamaian, keamanan regional, dan global. Tokyo pun menyatakan niatnya untuk melanjutkan kerja sama yang erat dengan negara-negara lain demi melucuti senjata nuklir Pyongyang. 

“Pengembangan program nuklir dan rudal Korea Utara mengancam perdamaian dan keamanan Jepang, serta masyarakat internasional. Ini sama sekali tidak dapat diterima,” ujar Wakil Menteri Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihiko Isozaki kepada wartawan, Kamis (28/7/2022).

“Pemerintah Jepang bermaksud untuk terus mengumpulkan dan menganalisis informasi yang diperlukan,” kata Isozaki.

Menurut dia, Jepang bakal mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memantau situasi nuklir Korut. “Kami akan bekerja sama Amerika Serikat dan Korea Selatan untuk denuklirisasi Korea Utara sepenuhnya,” ucapnya.

Sebelumnya, pada hari ini, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan negaranya siap untuk mengerahkan senjata pencegah perang nuklir yang mereka miliki, jika sewaktu-waktu terjadi konfrontasi militer dengan AS. Pernyataan tersebut muncul ketika Pyongyang semakin menunjukkan tanda-tanda bakal melakukan uji coba senjata nuklir pertamanya sejak 2017.

Korea Utara dalam beberapa bulan terakhir telah menguji coba rudal hipersonik dan rudal yang dikatakan dapat membawa senjata nuklir taktis. Berbagai kegiatan pengetesan senjata oleh Pyongyang itu menuai reaksi dari negara tetangga seperti Korsel dan Jepang.

Tak hanya itu, Amerika juga menyoroti aktivitas militer Korut itu. Washington DC menganggapnya sebagai ancaman di kawasan.

Namun, Pyongyang menyatakan berhak untuk melakukan uji coba senjata di mana saja, sepanjang dilakukan di dalam wilayah kedaulatannya.


Editor : Ahmad Islamy Jamil

BERITA TERKAIT