OSAKA, iNews.id - Layanan metro Osaka menutup situs berbahasa asing setelah pengguna menyadari banyak terjemahan yang janggal. Bahasa Inggris yang muncul di situs dan papan informasi keliru dan menampilkan bahasa yang aneh.
Para pejabat mengatakan mereka menggunakan program terjemahan Microsoft yang sama di seluruh metro yang bukan Bahasa Jepang.
Tulisan yang keliru dan aneh yang muncul antara lain, para penumpang disarankan turun di stasiun yang disebut "Before the Zoo" (Dobutsuen-mae), "Powerhouse Town" (Daikokucho), "Prince Bridge Now City" (Taishibashi-Imaichi), dan "World Teahouse" (Tengachaya).
Warga menyadari nama-nama aneh tersebut dan memposting-nya di media sosial. Hal ini menyebabkan tagar "Sakai Muscle" dan "Osaka Metro" trending di media sosial Jepang.
Selain bahasa Inggris, situs web metro juga diterjemahkan ke dalam bahasa China, Korea, dan Thailand. Tidak diketahui apakah situs-situs tersebut juga mengalami kekeliruan, namun semuanya sudah dihapus sebagai tindakan pencegahan.