Ternyata Australia Selidiki Apakah Warganya Tidur Cukup Setiap Hari

Nathania Riris Michico
Ilustrasi orang yang tidur saat bekerja. (Foto: ABC News)

Beberapa penelitian menunjukkan, kerja shift dapat berdampak negatif pada kesehatan dan bahkan memperpendek harapan hidup.

Zimmerman menyebut, penyelidikan akan melihat pekerjaan yang dianggap paling rentan.

"Sekitar 16 persen orang Australia adalah pekerja shift dan banyak dari mereka menjalani profesi, misalnya, pekerjaan mengemudikan kendaraan, di mana mereka membuat keputusan yang berdampak hidup atau mati," katanya.

"Jadi sangat penting bahwa orang-orang dalam profesi itu sadar akan apa yang harus mereka lakukan untuk mendapatkan tidur yang cukup sehingga mereka berkinerja baik."

Sebelumnya, pemerintah memfokuskan pada diet dan kebugaran sebagai prekursor untuk masalah kesehatan. Dia juga menuturkan, ada bukti kuat kurangnya tidur menyebabkan gejala depresi, dan itu merupakan masalah serius.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
9 hari lalu

Indra Bekti Tunda Rencana Pindah ke Australia, Ini Alasannya

18 hari lalu

Berat Badan Susah Turun Padahal Sudah Diet dan Rajin Olahraga, Ini Penyebabnya

20 hari lalu

Roy Suryo Soroti Surat Keterangan Pendidikan Gibran di Australia, Ini Temuannya

21 hari lalu

Heboh! Puluhan Ribu Medali Ajang Sydney Marathon 2026 Salah Cetak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal