Ternyata Australia Selidiki Apakah Warganya Tidur Cukup Setiap Hari

Nathania Riris Michico
Ilustrasi orang yang tidur saat bekerja. (Foto: ABC News)

Penyelidikan juga akan melihat secara khusus pada dampak teknologi baru pada pola tidur.

Zimmerman secara khusus menyalahkan perilaku FOMO (fear of missing out), istilah yang sekarang dikaitkan dengan media sosial bahwa banyak orang takut akan ketinggalan informasi sehingga mereka tidak bisa melepaskan HP dan tablet mereka, bahkan ketika hendak tidur sekalipun.

"Apa yang kita ketahui itu adalah perilaku yang dapat memiliki dampak yang sangat merusak pada pola tidur orang-orang," katanya.

"Bahkan dengan menggunakan tablet atau televisi di kamar tidur Anda, jika digunakan terlalu lama maka pancaran cahaya dari gawai itu akan benar-benar dapat menipu tubuh untuk berpikir bahwa itu bukan waktu malam," katanya.

Dia berharap hasil penyelidikan ini akan membantu orangtua untuk memastikan anak-anak mereka tidak tidur dengan perangkat di dekat tempat tidur mereka.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
9 hari lalu

Indra Bekti Tunda Rencana Pindah ke Australia, Ini Alasannya

18 hari lalu

Berat Badan Susah Turun Padahal Sudah Diet dan Rajin Olahraga, Ini Penyebabnya

20 hari lalu

Roy Suryo Soroti Surat Keterangan Pendidikan Gibran di Australia, Ini Temuannya

21 hari lalu

Heboh! Puluhan Ribu Medali Ajang Sydney Marathon 2026 Salah Cetak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal