Ternyata Ini Alasan Taliban Murka Gempur Kota-Kota di Afghanistan 

Anton Suhartono
Pasukan Khusus Afghanistan berjaga di Kandahar terkait serangan Taliban (Foto: Reuters)

"Mullah Yaqoob menilai, ketika AS tidak memenuhi komitmen mereka, mengapa Taliban juga harus mengikuti kesepakatan?" kata salah satu komandan yang berbasis di Kandahar, merujuk pada panglima militer Taliban.

Menurut dia, Yaqoob memutuskan untuk merebut Kandahar dan Herat. Disusul kemudian Helmand, Kunduz, Khost, serta provinsi lain.

Namun pernyataan Yaqoob berbeda dengan negosiator Taliban Suhail Shaheen yang mengatakan fokus kelompoknya adalah menguasai daerah perdesaan ketimbang merebut kota.

Taliban sebelumnya menyatakan, fokus mereka hanya merebut kota-kota di perbatasan Afghanistan serta perdesaan yang luas.

Serangan besar-besaran kelompok Taliban di penjuru Afghanistan dimulai pada April bersamaan dengan pengumuman Presiden AS Joe Biden yang akan menarik semua pasukannya hingga September 2021.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

21 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

24 jam lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

2 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal