Ternyata Tak Ada 'Babi' di Acara Hiburan Imlek Televisi Terbesar China

Nathania Riris Michico
Tidak ada penyebutan babi atau gambar babi dalam tampilan acara hiburan Imlek yang disiarkan oleh CCTV. (Foto: doc. CCTV)

Sementara banyak warga Muslim China yang paham mengenai sensitifnya penggunaan kata babi menjelang tahun baru, namun banyak di antara mereka tidak mengetahui adanya kamp pendidikan ulang di Provinsi Xinjiang, di mana diperkirakan hampir 1 juta warga Uighur dan minoritas lain ditahan.

Wang Siqi, seorang perempuan China berusia 22 tahun yang tinggal di Kota Xian -kota dengan banyak penduduk muslim- juga menonton acara hiburan malam tahun baru itu bersama dengan jutaan warga China lainnya di seluruh negeri.

"Kita harus menghindari penyebutan kata babi untuk menghormati warga muslim," kata Wang, yang mengaku tidak mengetahui situasi di Xinjiang.

Biao Teng, seorang pengacara HAM ternama China mengatakan, penyensoran terhadap babi tidaklah berarti Partai Komunis China (CCP) menghormati etnis minoritas, melihat adanya 1 juta warga Uighurs dan minoritas lain sekarang ditahan.

Warga Uighur dilaporkan juga harus menjalani indoktrinasi politik yang dipaksakan, harus menyatakan murtad dari agama mereka, dan dalam beberapa kasus mengalami penyiksaan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

China Tutup Langit 40 Hari hingga Mei 2026, Alasannya Mengejutkan!

Internasional
3 hari lalu

China Tiba-Tiba Tutup Wilayah Udara Lepas Pantai 40 Hari, Latihan Serang Taiwan?

Mobil
4 hari lalu

Tak Punya Peluang Kejar Mobil China, Honda Kembali ke Strategi Lama

Nasional
9 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal