Ternyata Tentara Myanmar Takut dengan Pakaian Dalam Perempuan

Anton Suhartono
Rok dan pakaian dalam perempuan dipajang di jalanan Kota Yangon untuk menghadang militer Myanmar (Foto: Reuters)

“Ketika masyarakat menggantung longyi di tali, (polisi dan tentara) tidak bisa turun ke jalan. Mereka tidak bisa menyeberanginya dan harus menurunkannya,” kata Thinzar.

Tak heran pemandangan tali jemuran yang menggantung longyi dan celana dalam menghiasi jalanan Kota Yangon, mulai dari San Chaung yang ramai hingga pinggiran kota. 

Foto-foto yang dibagikan di Facebook menunjukkan seorang tentara berdiri di truk untuk memindahkan pakaian-pakaian itu.

Beberapa longyi sengaja dipasangi gambar wajah pemimpin junta militer Min Aung Hlaing sebagai bentuk penghinaan.

Demonstrasi menentang kudeta militer telah merenggut sedikitnya 50 nyawa serta puluhan lainnya luka. Para demonstran tewas akibat terkena tembakan. 

Di antara korban tewas adalah perempuan muda Kyal Sin alias Angel yang ditembak di bagian kepala. Kematian perempuan berparas manis yang mengenakan kaos 'Saya Akan Baik-Baik Saja' itu sempat menjadi viral. Pemerintahan junta akan membongkar lagi makam Angel untuk menyelidiki bahwa peluru yang mengenai kepalanya datang dari arah belakang.

Namun para aktivis memandang hal itu bukan keanehan mengingat beberapa saat sebelum tewas, Angel sedang menoleh ke belakang melihat teman-temannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan Nasional yang Inklusif

57 tahun lalu

DPR Soroti Kasus Perempuan Disekap Pacar 3 Tahun di Bandung: Hukum Pelaku Secepatnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal