Setelah itu, polisi membebaskan lima orang tersebut. Dengan demikian belum satu pun orang yang ditangkap sejak pengeboman terjadi.
Pada Jumat pekan lalu, Menteri Dalam Negeri Filipina Eduardo Ano menyebut dengan yakin, pelaku peledakan merupakan pasangan suami istri (pasutri) asal Indonesia. Dia menyampaikan pernyataan itu berdasarkan keterangan saksi dan sumber di penyelidikan.
Kementerian Luar Negeri RI belum mendapat konformasi mengenai keterlibatan WNI dalam ledakan yang terjadi pada Minggu 27 Januari itu. Sumber di militer menyebut identitas pelaku belum terungkap.