Tertimbun Tanah Longsor di Filipina, Korban Minta Tolong lewat SMS

Anton Suhartono
Tim SAR mencari korban tanah longsor di Naga, Cebu, Filipina (Foto: AFP)

"Ada tanda-tanda kehidupan. Beberapa dari mereka mengirim SMS," katanya, dikutip dari BBC, Sabtu (22/9/2018).

Sementara itu, warga Naga menceritakan kengerian sebelum longsor terjadi. Hujan deras turun disertai suara halilintar yang keras. Suara dentuman terdengar disertai ambruknya bukit.

"Seperti gempa bumi dan ada halilintar, suaranya keras," kata seorang warga, Cristita Villarba, dikutip dari Associated Press.

Lebih dari 20 rumah yang tertimbun longsor berada di pinggiran kota Naga, yakni di dekat bekas tambang batu kapur. Pertambangan itu yang kemungkinan membuat tanah bukit di atas desa tak stabil.

Menurut laporan media lokal, pemerintah telah mengidentifikasi daerah itu sebagai kawasan risiko longsor.

Filipina diterjang Topan Mangkhut yang dikategorikan sebagai yang terkuat di dunia pada tahun ini. Korban tewas di Filipina mencapai 88 orang, sebagian besar karena tertimbun longsor.

Awal pekan ini, kota pertambangan di Provinsi Benguet juga mengalami longsor menewaskan sedikitnya 32 orang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Gunung Sampah Longsor, Korban Tewas jadi 6 Orang 30 Lainnya Hilang

Internasional
4 hari lalu

Gunungan Sampah Longsor di Filipina, 2 Orang Tewas 36 Hilang

Internasional
12 hari lalu

Ngeri! Pesta Tahun Baru Dilempar Granat, Puluhan Orang Luka

Internasional
27 hari lalu

Dikaitkan dengan Penembakan di Australia, Filipina Tegaskan Bukan Basis Latihan ISIS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal