Terungkap, Hamas Mata-matai Akun Media Sosial Tentara Israel

Anton Suhartono
Hamas selama bertahun-tahun memata-matai unggahan tentara Israel di media sosial, sebagai sumber informasi intelijen (Foto: Anadolu)

Israel Balas dengan Sistem AI Morpheus

Untuk menutup celah yang dimanfaatkan Hamas tersebut, IDF kini mengandalkan software berbasis AI bernama Morpheus. Sistem ini mampu melacak seluruh akun media sosial personel wajib militer, menganalisis naskah, foto, dan video, mendeteksi informasi sensitif seperti lokasi pangkalan, pos terdepan, atau keberadaan senjata rahasia, serta memberi peringatan otomatis kepada tentara yang melanggar aturan keamanan.

Jika ada unggahan yang dianggap rawan bocor ke pihak musuh, Morpheus segera merujuk kasus tersebut ke Departemen Keamanan Informasi untuk tindakan lebih lanjut.

Sistem ini dijadwalkan resmi diluncurkan pada Desember.

Yang Tidak Diawasi: Tentara Cadangan dari Warga Sipil

Meski begitu, IDF menegaskan bahwa Morpheus tidak akan memantau akun media sosial tentara cadangan dari kalangan warga sipil, karena militer tidak memiliki kewenangan untuk memeriksa aktivitas digital mereka di luar dinas.

Celakanya, justru akun-akun dari kelompok ini kerap menjadi target paling mudah bagi intelijen Hamas, mengingat mereka lebih bebas berbagi foto dan momen terkait dinas militer.

Era Baru Perang Informasi

Kasus ini memperlihatkan bagaimana perang modern tidak hanya terjadi di medan tempur, tetapi juga di linimasa media sosial. Jejak digital tentara ternyata dapat menjadi ancaman yang sama besarnya dengan kebocoran dokumen militer.

Terungkapnya operasi intelijen Hamas melalui media sosial menjadi peringatan serius bagi Israel bahwa musuh kini memanfaatkan setiap potongan informasi, bahkan yang terlihat sepele sekalipun.

Dengan penerapan Morpheus, Israel berharap dapat menutup rapat celah intelijen ini. Namun bagi banyak analis, satu hal sudah jelas, pertempuran di era digital kini berlangsung 24 jam non-stop, dan setiap unggahan bisa menjadi senjata mematikan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Warga Gaza Ucapkan HUT Ke-81 RI, Lukis Bendera Merah-Putih di Reruntuhan Bangunan

19 jam lalu

Brutal! Menteri Radikal Israel Serukan Militer Bunuh 30-40 Warga Gaza Setiap Malam

20 jam lalu

Diam-Diam, Utusan Trump Jared Kushner Bertemu Pemimpin Hamas di Mesir

24 jam lalu

Makin Ganas, Doktrin Perang Iran Kini Tak Hanya Bertahan tapi Menyerang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal