WASHINGTON, iNews.id - Hampir 60 pesawat militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan rusak atau hancur akibat serangkaian serangan Iran sejak perang pecah pada 28 Februari 2026. Kerugian akibat perang tersebut diperkirakan mencapai 3,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp58 triliun.
Angka tersebut terungkap dalam laporan Inspektur Jenderal Departemen Pertahanan AS kepada Kongres. Laporan itu memuat perkiraan kerugian yang dialami AS selama konflik dengan Iran, termasuk kerusakan pada aset udara militer.
Selain pesawat, sejumlah fasilitas dan aset militer AS di Timur Tengah juga mengalami kerusakan akibat serangan rudal dan drone Iran.
Foto-foto yang diambil personel militer AS dan dirilis CBS News memperlihatkan kondisi sejumlah pangkalan setelah serangan. Kerusakan terlihat pada bangunan, barak, kendaraan darat, hingga pesawat militer.
Salah satu kerusakan terlihat di Pangkalan Udara Pangeran Sultan, Arab Saudi. Foto tersebut menunjukkan pesawat mata-mata Boeing E-3 Sentry mengalami kerusakan parah. Bagian ekor pesawat tampak terlepas dari badan pesawat yang hangus.