Terungkap! Iran Gempur Kantor Misi Diplomatik AS di Irak 600 Kali, Kerugian Tembus Rp2,8 Triliun

Anton Suhartono
Fasilitas diplomatik AS di Irak menjadi sasaran terparah serangan Iran selama perang yang pecah sejak 28 Februari (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Fasilitas diplomatik Amerika Serikat (AS) di Irak menjadi sasaran terparah serangan Iran selama perang yang pecah sejak 28 Februari 2026. Dalam periode pelaporan 1 April hingga 30 Juni, fasilitas-fasilitas tersebut menghadapi lebih dari 600 serangan.

Serangan rudal dan drone Iran itu menyebabkan kerusakan fisik dengan nilai lebih dari 157 juta dolar AS atau sekitar Rp2,8 triliun. Nilai tersebut menjadi bagian terbesar dari total kerugian fasilitas diplomatik AS di Timur Tengah yang mencapai 184 juta dolar AS atau sekitar Rp3,3 triliun.

Data tersebut diungkapkan dalam laporan Lead Inspector General, seperti dilaporkan kantor berita Rusia RIA Novosti, Jumat (18/9/2026).

Sejumlah fasilitas diplomatik AS di Irak yang terdampak serangan antara lain Konsulat Jenderal AS di Erbil, Kedutaan Besar AS di Baghdad, serta kantor bantuan diplomatik di dekat Bandara Internasional Baghdad.

Ketiga fasilitas tersebut menyumbang sebagian besar kerusakan yang dialami jaringan diplomatik AS akibat serangan Iran selama periode pelaporan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

AS Tak Izinkan Presiden Mahmoud Abbas Hadiri Sidang Umum PBB, Ini Reaksi Palestina

4 jam lalu

Terungkap! AS Hantam 13.000 Target Iran dalam 38 Hari, Balasan Rudal Tak Berhenti

5 jam lalu

Lagi, DPR AS Setujui Resolusi Akhiri Perang Iran

8 jam lalu

Prajurit AS Akui Pangkalan Militer Hancur Dihantam Iran: Wajah Kami seperti Ditampar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal