Terungkap, Ibu Negara Venezuela Minta Ditangkap Pasukan AS demi Dampingi Presiden Maduro

Anton Suhartono
Pasukan AS hanya akan menangkap Maduro, namun Cilia Flores menolak ditinggal sendiri (Foto: AP)

KARAKAS, iNews.id - Menteri Dalam Negeri Venezuela Diosdado Cabello mengungkap detail dramatis di balik operasi militer Amerika Serikat (AS) pada 3 Januari 2026.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores ditangkap pasukan elite AS, Delta Force, namun kisah sesungguhnya di balik penangkapan mereka menunjukkan sisi kemanusiaan yang jarang terungkap.

Operasi penangkapan disertai dengan serangan besar-besaran militer AS ke Ibu Kota Karakas menimbulkan banyak korban jiwa. Menurut Cabello, 100 orang tewas akibat serangan tersebut.

Dalam pernyataan di stasiun televisi nasional, Cabello mengungkapkan detail tentang peristiwa traumatis tersebut. Sebenarnya pasukan AS hanya akan menangkap Maduro. Namun, saat akan membawa Maduro pergi, Cilia Flores menolak ditinggal sendirian.

“Jika kalian membawa suami saya, kalian juga harus membawa saya," kata Cobello, menirukan pernyataan Flores, dikutip Kamis (8/1/2026).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Iran Makin Kacau, Demonstran Rusuh Terancam Hukuman Mati

Internasional
2 jam lalu

Greenland Tolak Jadi Bagian Amerika: Berhenti Remehkan Kami!

Internasional
3 jam lalu

Militer AS dan Sekutu Gempur Suriah Lagi, Incar 35 Target ISIS

Nasional
12 jam lalu

Megawati Kecam Serangan AS ke Venezuela: Neokolonialisme dan Imperialisme Modern!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal