Di Hadapan Hakim, Nicolas Maduro Tolak Bersalah Tegaskan Masih Presiden Venezuela

Anton Suhartono
Ilustrasi Presiden Venezuela Nicolas Maduro menjalani sidang pembacaan dakwaan di pengadilan federal New York, AS, Senin (5/1/2026).

NEW YORK, iNews.id - Presiden VenezuelaNicolas Maduro dihadirkan ke pengadilan federal New York, Amerika Serikat (AS), Senin (5/1/2026). Dia menjalani sidang pembacaan dakwaan terkait tuduhan kejahatan narkoba dan senjata.

Mengenakan pakaian tahanan dan kaki diborgol, Maduro berdiri di hadapan hakim seraya menegaskan dirinya masih menjadi presiden Venezuela yang sah.

“Saya tidak bersalah. Saya bukan orang yang bersalah. Saya orang baik. Saya masih presiden negara saya,” kata Maduro, dengan suara tinggi,  melalui penerjemah, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (6/1/2026).

Hakim Alvin Hellerstein kemudian memotong pernyataan Maduro.

Pria 63 tahun itu ditangkap bersamaan dengan serangan besar-besaran militer AS ke Ibu Kota Karakas pada Sabtu pekan lalu. Dia bersama Ibu Negara Cilia Flores dibawa ke New York.

Maduro menghadapi empat dakwaan kriminal federal, yakni konspirasi terorisme narkoba, konspirasi impor kokain, serta kepemilikan senapan mesin dan alat peledak. Setiap dakwaan akan menghukum pelakunya maksimal penjara seumur hidup.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pengacara Tegaskan Dakwaan Dokter Tifa Batal Demi Hukum, Tak Bisa Diperbaiki

3 hari lalu

Eks Menag Yaqut usai Didakwa Terima Rp4,84 Miliar: Saya Tak Pernah Terima 1 Rupiah pun

8 hari lalu

Pengacara Jokowi Persoalkan Praperadilan Dokter Tifa: Sudah Masuk Tahap Persidangan

17 hari lalu

Jaksa Kembali Limpahkan Dakwaan Dokter Tifa ke PN Jaktim, Sidang Digelar 6 Agustus 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal