Terungkap! Inggris Belum Bayar Utang Rp7 Triliun ke Iran selama 41 Tahun

Arif Budiwinarto
Inggris dan Iran pernah menjalin kesepakatan penjualan senjata saat pra-revolusi tahun 1971. (foto: ist)

LONDON, iNews.id - Pemerintah Inggris untuk pertama kalinya mengakui mereka berutang kepada Iran. Utang yang berasal dari kesepakatan senjata telah berlangsung selama puluhan tahun.

Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace, mengungkap rincian utang negaranya kepada Iran dalam sebuah surat yang dilihat oleh Guardian. Dia mengatakan akan berusaha melunasi utang kepada Pemerintah Iran yang diperkirakan mencapai 400 juta Poundsterling (Rp7,7 triliun).

Dia berpendapat pembayaran utang tersebut dapat membantu mengamankan pembebasan warga negara ganda Inggris-Iran, Nazanin Zaghari-Ratcliffe yang saat ini tengah menjalani hukuman lima tahun penjara di rumah tahanan di Iran karena diduga jadi mata-mata Inggris.

Pengakuan itu dibuat Ben dalam surat kepada pengacara Zaghari-Ratcliffe.

"Sehubungan dengan IMS Ltd dan sengketa hukum yang belum terselesaikan, pemerintah (Inggris) mengakui ada utang yang harus dibayar dan terus menjajaki setiap jalur hukum pelunasan yang sah atas utang itu," demikian isi surat yang dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (8/9/2020).

International Military Service (IMS) Limited adalah anak perusahaan dari Kementerian Pertahanan. Institusi itu telah menandatangani kontrak dengan Iran saat pra-revolusi pada tahun 1971 untuk menjual lebih dari 1.750 tank Chieftain dan kendaraan lapis baja lainnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Hancurkan 9 Pangkalan Militer AS, Iran Kuras Anggaran Perang Pentagon Rp866 Triliun

Internasional
10 jam lalu

Presiden Pezeshkian Sebut AS Bisa Serang Iran Kapan Saja, Termasuk saat Negosiasi

Internasional
11 jam lalu

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba: AS Pembuat Onar, Kalah Perang secara Memalukan

Internasional
11 jam lalu

Israel Tak Sabar Perang Lagi, Segera Serang Iran?

Internasional
12 jam lalu

Tegas! Iran Siap Perang jika AS Lanjutkan Blokade Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal