Terungkap, Ini Strategi Baru Joe Biden untuk ASEAN

Anton Suhartono
Amerika Serikat untuk memperkuat hubungan dengan ASEAN dibandingkan pemerintahan AS di masa lalu (Foto: Reuters)

"Ada perasaan yang jauh lebih dalam kali ini bahwa sumber daya akan menjadi penting dan itu bukan hanya tentang diplomasi, hanya tentang perkembangan militer. Ini mengenai serangkaian inisiatif lintas pemerintah yang jauh lebih dalam, menandakan tekad untuk memiliki keterlibatan lebih dalam di Indo-Pasifik," katanya, dikutip dari The Straits Times, Kamis (12/5/2022).

Dia menambahkan, banyak program AS terhadap Asia Tenggara yang telah pudar. Oleh karena  itu AS berusaha memperkuatnya kembali, termasuk di bidang pendidikan, seperti pengajaran bahasa Inggris dan pelatihan kepemimpinan.

"Apa yang kami coba lakukan sebenarnya sesuai dengan kebutuhan ASEAN di mana kepentingan rakyatnya sesuai dengan (program) kami," katanya.

Dia juga mengutip isu-isu lain yang menjadi perhatian termasuk tanggap bencana, kesadaran masalah kelautan, investasi dalam energi hijau, dan kesehatan masyarakat.

Lepas dari itu, Campbell membantah kehadiran AS di ASEAN untuk bersaing dengan China. Biden, lanjut dia, tidak ingin membawa negara Asia Tenggara dan Asia ke dalam Perang Dingin baru.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

AS Serang Iran Lagi, Bombardir Gedung Tempat Tinggal

18 jam lalu

Militer AS Serang Iran Lagi, Ledakan Guncang Beberapa Kota

19 jam lalu

Survei: Publik AS Makin Benci Israel, Netanyahu Jadi Sorotan Utama

19 jam lalu

Netanyahu Ngotot ke New York meski Diancam Akan Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal