Terungkap, Muhyiddin Tolak Permintaan Raja Malaysia Bersatu dengan Anwar Ibrahim

Anton Suhartono
Muhyiddin Yassin menolak permintaan Raja Malaysia untuk bersatu dengan koalisi Anwar Ibrahim (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah harus bekerja keras menentukan perdana menteri yang baru. Dia memanggil pemimpin dua koalisi yang meraih suara terbanyak dalam pemilu, yakni Anwar Ibrahim dam Muhyiddin Yassin. Namun pertemuan itu tak menghasilkan keputusan apa pun terkait kepemimpinan pemerintahan Malaysia.

Muhyiddin pun mengungkap hasil pertemuan itu. Dia diminta oleh Sultan Abdullah untuk bersatu dengan Anwar membentuk pemerintahan. Pakatan Harapan, koalisi yang dipimpin Anwar meraup 82 kursi parlemen dan Perikatan Harapan yang dipimpin Muhyiddin mengantongi 73 kursi.

Muhyiddin menegaskan dia menolak permintaan Sultan Abdullah.

"Kami tidak akan pernah bekerja sama dengan Pakatan dan itu sikap partai," kata Muhyiddin, dikutip dari The Star.

Sebelumnya, usai pertemuan dengan Raja Malaysia, Anwar mengatakan belum ada keputusan apa pun yang diambil terkait perdana menteri yang baru.

"Raja membutuhkan waktu lebih untuk membuat keputusan final," kata Anwar, dikutip dari Reuters.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Indonesia Segera Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Tahap Awal Kirim 1.000 Ton

3 hari lalu

Pilot Malaysia Ditangkap di Bandara Soetta Ternyata Sudah Selundupkam Narkoba sejak 2024

4 hari lalu

Bareskrim Bongkar Penyelundupan 28 Ton Pasir Timah ke Malaysia, 2 Orang Jadi Tersangka

4 hari lalu

Partainya Kalah di 3 Pemilu, PM Malaysia Anwar Ibrahim Mulai Waswas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal