Terungkap! Pakistan, Mesir dan Turki Diam-Diam Berusaha Damaikan AS-Iran

Anton Suhartono
Beberapa laporan media menyebutkan Pakistan, Mesir, dan Turki menjadi penengah komunikasi AS dan Iran (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkap kabar mengejutkan, yakni negosiasi dengan Iran telah dan sedang berlangsung. Padahal sebelumnya dia seperti menutup pintu perundingan rapat-rapat.

Ini yang menjadi alasan AS menunda ancamannya untuk menyerang pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran lainnya yang sedianya jatuh tempo pada Senin (23/3/2026) malam. Trump pada Sabtu lalu memberi waktu Iran 48 jam untuk membuka Selat Hormuz sepenuhnya atau menghadapi serangan.

Menariknya, di tengah konflik yang semakin memanas tersebut, keran komunikasi kedua negara ternyata mengalir, setidaknya demikian pengakuan Trump.

Portal berita Axios, mengutip keterangan seorang pejabat senior Israel, melaporkan AS dan Iran akan melanjutkan negosiasi sepanjang pekan ini.

Menurut sumber tersebut, negosiasi antara kedua delegasi akan berlanjut di Islamabad, Pakistan, pada akhir pekan mendatang. Disebutkan, Pakistan merupakan salah satu mediator perdamaian tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS

57 tahun lalu

Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!

57 tahun lalu

Trump Sebut AS Tak Berniat Serang Iran Lagi, kecuali...

57 tahun lalu

Iran Ekspor 40 Juta Barel Minyak Sejak Teken MoU dengan AS, Harga Dinaikkan 20%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal