Terungkap! Pembeli Amonium Nitrat yang Sebabkan Ledakan Besar di Beirut

Arif Budiwinarto
Asa hitam dan bangkai kapal yang terbakar dalam insiden ledakan besar di Pelabuhan Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020) (Foto: AFP)

BEIRUT, iNews.id - Sebuah perusahaan mengaku sebagai pembeli amonium nitrat yang meledak di Pelabuhan Beirut. Rencananya, bahan kimia itu akan digunakan untuk mendukung aktivitas pertambangan.

Fabrica de Explosivos Mocambique (FEM), sebuah perusahaan manufaktur bahan peledak di Mozambik, mengatakan mereka yang awalnya memesan amonium nitrat seberat 2.750 ton yang disimpan Pelabuhan Beirut selama hampir 7 tahun.

Juru bicara perusahaan mengatakan bahan kimia itu dipesan sebagai bahan baku pembuatan peledak bagi sejumlah perusahaan tambang di Mozambik.

"Kami dapat memastikan bahwa kami yang memesannya," kata juru bicara FEM dilansir dari CNN, Sabtu (8/8/2020).

Juru bicara yang namanya disamarkan menjelaskan proses pemesanan bahan kimia tersebut. Pada 2013, perusahaannya menjalin kerjasama dengan perusahaan perdagangan luar negeri untuk memfasilitasi pembelian bahan kimia amonium nitrat dari Georgia ke Mozambik.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Hubungan Retak! Pemerintahan Donald Trump Diam-Diam Dekati Oposisi Israel, Singkirkan Netanyahu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal