Terungkap! Pesawat Bawa Netanyahu ke AS Hindari Wilayah Prancis karena Takut Ditangkap

Anton Suhartono
Pesawat membawa Benjamin Netanyahu menuju AS menghindari wilayah udara negara-negara Eropa guna menghindari penangkapan (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Pesawat yang membawa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuju Amerika Serikat (AS) ternyata menghindari wilayah udara negara-negara Eropa guna menghindari penangkapan. Netanyahu terbang ke AS pekan ini untuk menghadiri Sidang Umum PBB.

Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) tahun lalu mengeluarkan surat perintah penangkapan kepada Netanyahu atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam perang di Jalur Gaza.

Rute penerbangan yang dipilih pesawat Netanyahu sebagian besar mengitari wilayah udara negara-negara Eropa.

Amichai Stein, koresponden diplomatik stasiun televisi Israel i24, mengatakan pesawat Netanyahu menghindari wilayah udara Prancis, sehingga memperpanjang perjalanan ke AS. Selain alasan surat perintah penangkapan, hubungan kedua negara sedang tegang terkait pengakuan Prancis terhadap negara Palestina.

Menurut Stein, di Eropa, pesawat Netanyahu hanya melintasi wilayah udara Yunani dan Italia.

Netanyahu berangkat dari Tel Aviv pada Kamis (25/9/2025) pagi untuk berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, kemudian bertemu Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih pada Senin mendatang.

Sebelum bertolak ke AS, Netanyahu mengatakan di Bandara Ben Gurion, Tel Aviv, dia akan mengecam para pemimpin negara yang mengakui negara Palestina dalam pidatonya.

Dia juga akan bertemu Trump untuk membahas peluang mengakhiri perang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
22 jam lalu

Iran Ancam Negara Eropa jika Ikutan AS-Israel Serang Negaranya: Target yang Sah!

Internasional
1 hari lalu

30% Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Anak-Anak, Rudal Ditembak dari UEA

Buletin
2 hari lalu

Kim Jong Un Pamer Rudal dari Kapal Perang di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran Memanas

Internasional
2 hari lalu

Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal