Tewaskan 355 Orang, Banjir dan Longsor Disebut Bencana Terbesar dalam Sejarah Sri Lanka

Anton Suhartono
Banjir dan tanah longsor melanda Sri Lanka telah menewaskan 355 orang (Foto: AP)

KOLOMBO, iNews.id - Jumlah korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di Sri Lanka bertambah menjadi 355 orang hingga Senin (1/12/2025) malam. Badai Siklon Ditwah yang memorak-porandakan seluruh wilayah Sri Lanka sejak pekan lalu telah mereda, meski masih memberikan dampak hujan.

Selain itu korban hilang juga bertambah menjadi 366 orang.

Badai disertai angin kencang dan hujan lebat, memicu bencana banjir terburuk di negara kepulauan itu sejak 10 tahun terakhir.

Di sebagian wilayah yang cuacanya mereda, warga menyelamatkan barang-barang dari rumah yang terendam banjir. Warga di bantaran Sungai Kelani, dekat Ibu Kota Kolombo, mulai membersihkan rumah dari lumpur yang tinggi. 

Para pejabat mengatakan layanan kereta api dan penerbangan kembali beroperasi setelah sempat terganggu pekan lalu. Namun sekolah-sekolah masih diliburkan, termasuk pergurian tinggi.

Presiden Sri Lanka Anura Kumara Dissanayake mengatkan, ini merupakan kali pertama seluruh wilayah negaranya dilanda bencana alam yang dahsyat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
25 hari lalu

Banjir dan Tanah Longsor, Los Angeles dan 5 Wilayah California Darurat Bencana

Nasional
1 bulan lalu

Sekretariat Kabinet Distribusikan 18 Ton Bantuan ke Aceh, Sumbar, dan Sumut

Nasional
1 bulan lalu

Update Pemulihan Infrastruktur di Sumut, 171 Titik Longsor Tertangani

Internasional
1 bulan lalu

Bencana Tewaskan 618 Orang di Sri Lanka Belum Berakhir, kini Muncul Peringatan Longsor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal