Thailand Gelar Pemilu 14 Mei, Posisi Perdana Menteri Prayut Chan O Cha Terancam

Anton Suhartono
Thailand gelar pemilu 14 Mei 2023 (Foto: Reuters)

Pemilu tahun ini akan menjadi pertarungan dua kelompok besar, yakni kubu konservatif pro-militer yang dipimpin sang petahana, Perdana Menteri Prayut Chan O Cha dengan partai oposisi, Pheu Thai, yang didukung keluarga miliarder Shinawatra.

Pheu Thai diperkirakan akan menggelar kampanye setiap hari di seluruh Thailand yang menampilkan putri mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra, Paetongtarn, sebagai juru kampanye utama. Paetongtarn juga diusung menjadi calon perdana menteri.

Dia menduduki posisi teratas dalam polling perebutan kursi pemimpin pemerintahan Thailand.

Sementara itu Prayut yang mencalonkan kembali melalui Partai Persatuan Bangsa, menolak berkomentar banyak tentang peluangnya. Dia menegaskan kabinetnya sampai saat ini masih bekerja.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Partai Perindo Apresiasi Perludem Usulkan Penerapan MMP: Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu

2 hari lalu

Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya

4 hari lalu

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris, Janji Pulihkan Stabilitas

9 hari lalu

KPU Kaji E-Voting, Partai Perindo Ingatkan Kesiapan Sistem Jadi Penentu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal