Thailand-Kamboja Teken Deklarasi Damai di Hadapan Trump dan Anwar Ibrahim

Anton Suhartono
Thailand dan Kamboja menandatangani deklarasi perdamaian di sela KTT ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (26/10) (Foto: Handout)

Perdana Menteri Kamboja Hun Manet menyebut perjanjian tersebut sebagai momen bersejarah.

Rakyat Kamboja juga menyambut pemandatanganan itu dengan sukacita.
Anwar Ibrahim menerima pujian dari warga Kamboja di media sosial setelah penandatanganan perjanjian damai diteken.

Komentar yang di-posting di akun Facebook resmi Anwar serta laman Kantor Perdana Menteri (PMO Malaysia), mengungkap ucapan terima kasih tulus atas peran Malaysia dalam memfasilitasi perjanjian damai bersejarah tersebut.

"Terima kasih banyak atas kerja keras Anda dalam membantu kami," kata seorang pegguna Facebook.

"Terima kasih banyak telah menyelenggarakan perjanjian damai ini," kata pengguna lainnya.

"Saya adalah warga Kamboja. Terima kasih banyak atas kebaikan Anda karena selalu membantu dan mendukung Kamboja dalam mencapai perdamaian," tulis netizen lainnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
24 jam lalu

Nah, Pemerintahan Trump Mulai Waswas Harga BBM Melonjak Dampak Serangan ke Iran

Internasional
1 hari lalu

PM Spanyol Sanchez: Eropa Menentang Perang Iran, Ilegal!

Internasional
1 hari lalu

Trump Sindir PM Jepang soal Serangan ke Pearl Harbor saat Singgung Perang Iran

Internasional
1 hari lalu

Para Pemimpin Eropa Kompak Tolak Permintaan Trump Terlibat Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal