Tim Pencari Fakta PBB: AS Mungkin Lakukan Kejahatan Perang di Iran

Anton Suhartono
Misi pencari fakta PBB mengungkap kemungkinan AS melakukan kejahatan perang di Iran terkait serangan terhadap sekolah di Kota Minab (Foto: AP)

JENEWA, iNews.id - Misi pencari fakta PBB mengungkap kemungkinan Amerika Serikat (AS) melakukan kejahatan perang di Iran. Penyelidikian tim merujuk pada dua serangan militer menargetkan sekolah dan pusat kebugaran pada 28 Februari. Serangan itu menewaskan ratusan orang, sebagian besar anak-anak.

Temuan tersebut akan diserahkan kepada Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa, Swiss.

Misi Pencari Fakta Internasional Independen tentang Iran menyelidiki perilaku AS selama perang Iran yang dimulai pada 28 Februari 2026 serta respons pemerintah Iran terhadap demonstrasi besar-besaran yang dimulai pada akhir Desember 2025. 

Tim panel yang didukung PBB mengidentifikasi serangan militer AS menggunakan rudal Tomahawk terhadap sekolah di Kota Minab. Satu serangan lain, melibatkan rudal presisi yang bisa melepaskan serpihan logam, di atas kompleks olahraga dan area perumahan Kota Lamerd.

“Menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari, misi tersebut menemukan alasan yang cukup untuk meyakini bahwa Amerika Serikat melakukan kejahatan perang berupa serangan tanpa pandang bulu mengakibatkan hilangnya nyawa atau luka pada warga sipil atau kerusakan pada objek sipil,” bunyi peryataan Misi Pencari Fakta Internasional Independen, dikutip Jumat (18/9/2026).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
22 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Rp18.168 per Dolar AS

23 jam lalu

Trump Akui Kekalahan Partai Republik di Pemilu AS: Selamat untuk Demokrat!

24 jam lalu

Pecah Telur, Abdul El Sayed Muslim Pertama Jadi Anggota Senat AS

1 hari lalu

Breaking News: Partai Demokrat AS Menang Kuasai DPR dan Senat, Geser Republik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal