Terungkap! AS Hantam 13.000 Target Iran dalam 38 Hari, Balasan Rudal Tak Berhenti

Anton Suhartono
Militer Amerika Serikat melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran selama 38 hari misi tempur (Foto: Centcom via AP)

WASHINGTON, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran selama 38 hari misi tempur. Pasukan Gabungan AS mengklaim telah menghantam lebih dari 13.000 target militer Iran dalam operasi tersebut.

Namun, gempuran masif Amerika tidak membuat serangan balasan Iran berhenti. Pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah terus menjadi sasaran serangan rudal dan drone Iran sejak perang pecah pada 28 Februari 2026.

Kepala Staf Angkatan Udara AS Ken Wilsbach mengatakan personel Amerika yang bertugas di pangkalan-pangkalan militer di kawasan tersebut menghadapi sekitar 1.200 "Peringatan Merah". Istilah tersebut digunakan untuk merujuk pada ancaman serangan rudal dan drone Iran.

"Serangan-serangan tersebut berdampak langsung terhadap operasional pangkalan AS," kata Wilsbach, dalam keterangannya.

Menurut dia, personel AS harus melakukan perbaikan landasan pacu sebanyak 48 kali akibat dampak serangan. Mereka juga melakukan lebih dari 400 kali penyapuan untuk membersihkan amunisi yang belum meledak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Lagi, DPR AS Setujui Resolusi Akhiri Perang Iran

5 jam lalu

Prajurit AS Akui Pangkalan Militer Hancur Dihantam Iran: Wajah Kami seperti Ditampar

12 jam lalu

Trump Akan Bertemu Para Pemimpin Negara Teluk, Perang Iran Jadi Fokus Bahasan

13 jam lalu

DPR AS Sahkan RUU Sanksi Baru untuk Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal