Peringatan tersebut menunjukkan ancaman terhadap kepentingan AS tidak hanya terbatas pada instalasi militer. Perusahaan dan fasilitas sipil yang memiliki keterkaitan dengan AS juga berpotensi terdampak jika eskalasi konflik terus meluas.
Kedubes AS kemudian mendesak warganya yang bepergian menuju atau dari Timur Tengah untuk terus mencermati perkembangan situasi, terutama informasi mengenai operasional bandara dan maskapai penerbangan.
Warga AS juga diperingatkan mengenai kemungkinan terjadinya pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara, hingga gangguan perjalanan akibat meningkatnya ketegangan di kawasan.
AS-Iran Kembali Saling Serang
Perang AS-Iran kembali pecah setelah aksi saling serang berlangsung pada Selasa malam hingga Rabu pagi. Situasi tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa konflik dapat meluas ke sejumlah negara Timur Tengah.
AS menyerang beberapa wilayah Iran di sepanjang kawasan Selat Hormuz pada Selasa malam. Salah satu serangan menargetkan rumah yang sedang menggelar resepsi pernikahan, menewaskan 5 orang, termasuk anak-anak, dan melukai 50 lainnya.