Iran kemudian membalas dengan menggempur pangkalan-pangkalan militer AS di empat negara Timur Tengah, yakni Yordania, Bahrain, Kuwait, dan Irak.
Serangan balasan tersebut memperluas dampak konflik dan meningkatkan risiko terhadap fasilitas serta kepentingan AS yang berada di kawasan.
Dengan situasi keamanan yang semakin tidak menentu, Kedubes AS meminta warganya meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti perkembangan terbaru dari otoritas setempat maupun informasi resmi terkait perjalanan.