Tiru Jepang, Italia Tutup Seluruh Sekolah Setelah Korban Meninggal Virus Korona Capai 107 Orang

Nathania Riris Michico
Turis memakai masker pelindung di depan air mancur Trevi di pusat Roma, Italia, 3 Maret 2020. (FOTO: Alberto PIZZOLI / AFP)

ROMA, iNews.id - Italia menutup semua sekolah dan universitas dalam upaya menghentikan penyebaran virus korona. Hal ini menyusul pernyataan Jerman yang memperingatkan wabah itu sudah berubah menjadi pandemi global.

Dilaporkan AFP, Kamis (5/3/2020), lebih dari 90.000 orang terinfeksi dan sekitar 3.200 meninggal di seluruh dunia akibat virus korona, yang kini sudah mencapai sekitar 80 negara dan wilayah.

Sebagian besar kematian global dan infeksi terjadi di China, tempat COVID-19 pertama kali muncul akhir tahun lalu.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejauh ini belum mengumumkan pandemi, tetapi ketakutan akan penyebaran virus menyebabkan kepanikan, dan banyaknya pencurian demi memenuhi pasokan masker dan alat pelindung.

Di Jerman, Menteri Kesehatan Jens Spahn menggunakan istilah "pandemi global" -yang berarti menyebar di beberapa daerah melalui transmisi lokal. Namun dia memberi tahu anggota parlemen saat ini Jerman belum mencapai puncak wabah.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Trump Paksa China Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz, Tunda Pertemuan dengan Xi Jinping

Internasional
4 hari lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Nasional
6 hari lalu

Ikrar Nusa Bhakti Sebut AS Justru Ingin Akhiri Perang, Bongkar Andil China untuk Iran

Internasional
14 hari lalu

China Bantah Kirim Senjata ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal