Tolak Dicaplok, Greenland Peringatkan AS Masih Anggota NATO

Anton Suhartono
Pemerintah Greenland dengan tegas menentang ancaman Donald Trump yang akan merebut wilayah itu (Foto: AP)

KOPENHAGEN, iNews.id - Pemerintah Greenland dengan tegas menentang ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang akan merebut wilayah itu. Greenland menegaskan tidak akan menerima dicaplok oleh AS dengan alasan apa pun.

Greenland juga menekankan keanggotaannya di NATO. Pertahanan wilayah tersebut berada di bawah tanggung jawab aliansi pertahanan transatlantik. Menyerang Greenlad, berarti berhadapan dengan negara-negara anggota NATO.

“Amerika Serikat sekali lagi menegaskan keinginan untuk mengambil alih Greenland. Ini adalah sesuatu yang tidak bisa diterima oleh koalisi pemerintahan di Greenland dalam kondisi apa pun,” bunyi pernyataan pemerintahan koalisi Greenland, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (13/1/2026).

“Sebagai bagian dari Persemakmuran Denmark, Greenland adalah anggota NATO, dan oleh karena itu pertahanan Greenland harus melalui NATO."

Trump bersikeras akan merebut Greenland dengan ancaman wilayah di Arktik tersebut akan berada di bawah kendali AS dengan cara apa pun. Dia berdalih, jika AS tidak menguasai Greenland, di mana AS telah memiliki pangkalan militer, wilayah itu akan berada di bawah pengaruh Rusia dan China.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hubungan AS-Iran, Trump Sebut Damai Sudah Dekat

57 tahun lalu

Pakistan Indikasikan AS-Iran Segera Teken Perjanjian Damai

57 tahun lalu

Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran

57 tahun lalu

Perdana! Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai Rp26,72 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal