Tolak Tawaran Bertemu Trump, Iran: Kami Bukan Korea Utara

Nathania Riris Michico
Presiden Iran Hassan Rouhani. (Foto: AFP)

"Amerika Serikat hanya bisa menyalahkan diri sendiri karena mundur dan meninggalkan kesepakatan. Ancaman dan sanksi tidak akan berhasil,” kata Zarif.

Jenderal Pasukan Garda Revolusi Iran, Mohammad Ali Jafari, turut menolak perminataan Trump tersebut. Dia menegaskan Republik Islam Iran tak sama dengan Korea Utara.

“Trump! Iran bukan Korea Utara yang menerima tawaran Anda untuk sebuah pertemuan. Bahkan presiden AS setelah Anda tidak akan melihat hari itu,” kata Jafari.

Pada Mei, Trump menarik AS keluar dari kesepakatan multilateral yang disepakati sebelum dia menjabat dan menyebut pernjanjian itu menguntungkan Iran. Pada Senin (30/7), dia mengaku bersedia bertemu Rouhani tanpa prasyarat untuk mendiskusikan bagaimana meningkatkan hubungan dengan Iran.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal