Tolak Wajib Militer, Yahudi Ultra-Ortodoks Israel Pilih Dipenjara daripada Perang

Anton Suhartono
Ribuan warga Yahudi ultra-Ortodoks Israel turun ke jalan menolak keras wajib militer untuk perang di Gaza (Foto: AP)

Bom Waktu Sosial di Israel

Dengan jumlah mencapai 13 persen dari total populasi Israel, Haredi bukan kelompok kecil. Penolakan mereka berpotensi memicu krisis politik dan sosial besar, terutama ketika perang Gaza menuntut lebih banyak pasukan.

“Negara ini berdiri di atas Taurat. Jika pemerintah memaksa kami meninggalkan Taurat demi senjata, maka Israel sendirilah yang melanggar janji leluhur,” ujar seorang rabbi yang memimpin protes di Bnei Brak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Somalia Ungkap 3 Motif Berbahaya Israel Akui Kemerdekaan Somaliland, Singgung Palestina

Internasional
1 hari lalu

Presiden Somalia Mohamud Peringatkan Israel soal Pengakuan Negara Somaliland

Internasional
2 hari lalu

Akui Somaliland Negara Merdeka, Menlu Israel Langsung Berkunjung

Internasional
8 hari lalu

Negara Barat Kecam Israel Larang Puluhan Lembaga Kemanusiaan Internasional Beroperasi di Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal