Tolak Wajib Militer, Yahudi Ultra-Ortodoks Israel Pilih Dipenjara daripada Perang

Anton Suhartono
Ribuan warga Yahudi ultra-Ortodoks Israel turun ke jalan menolak keras wajib militer untuk perang di Gaza (Foto: AP)

Bom Waktu Sosial di Israel

Dengan jumlah mencapai 13 persen dari total populasi Israel, Haredi bukan kelompok kecil. Penolakan mereka berpotensi memicu krisis politik dan sosial besar, terutama ketika perang Gaza menuntut lebih banyak pasukan.

“Negara ini berdiri di atas Taurat. Jika pemerintah memaksa kami meninggalkan Taurat demi senjata, maka Israel sendirilah yang melanggar janji leluhur,” ujar seorang rabbi yang memimpin protes di Bnei Brak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 jam lalu

Militer Israel Selidiki Kematian Bocah Gaza Hind Rajab, Ditembak Mati Bersama Keluarganya

1 hari lalu

AS Jatuhkan Sanksi kepada Presiden Pengadilan Kriminal Internasional Tomoko Akane

1 hari lalu

Penjara Israel Siapkan Ruang Khusus Eksekusi Mati Tahanan Palestina

2 hari lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Usir Warga Gaza, Diisi Pemukim Yahudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal