Topan Kalmaegi Ngamuk di Filipina, Korban Tewas Tembus 100 Orang

Anton Suhartono
Jumlah korban tewas amukan Topan Kalmaegi di Filipina menembus 100 orang (Foto: AP)

Padahal sebelumnya otoritas Negros hanya mencatat satu korban tewas akibat Topan Kalmaegi. 

Sebelumnya 17 korban tewas dilaporkan di luar Cebu. Angka tersebut sudah termasuk enam kru helikopter militer yang tewas akibat kecelakaan saat menjalankan misi bantuan topan.

Wilayah di sekitar Kota Cebu diguyur hujan dengan intensitas 183 mm dalam 24 jam, sebelum Kalmaegi menerjang daratan, jauh di atas rata-rata bulanan 131 mm.

Para ilmuwan memperingatkan badai yang menerjang Filipina menjadi lebih kuat karena perubahan iklim disebabkan oleh manusia. Lautan yang lebih hangat memungkinkan topan menguat dengan cepat dan atmosfer yang lebih hangat menahan lebih banyak kelembaban, yang berarti curah hujan lebih deras.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Pelemahan Rupiah Ternyata Tak Seburuk Mata Uang Korsel hingga Filipina, Ini Buktinya!

Megapolitan
5 hari lalu

Pramono Akui Jakarta Banjir Tiap Curah Hujan Tinggi: Kami Sudah Siap Tangani!

Megapolitan
5 hari lalu

Update Banjir Jakarta: 16 RT Masih Tergenang, Ratusan Warga Mengungsi

Megapolitan
6 hari lalu

Banjir di Underpass Mampang Surut, Kendaraan Sudah Bisa Melintas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal