Topan Ragasa Picu Banjir Bandang di Taiwan, 33 Orang Masih Hilang

Anton Suhartono
Topan Ragasa di Taiwan menyebabkan 14 orang tewas dan 33 orang masih hilang (Foto: AP)

Perdana Menteri Taiwan Cho Jung Tai menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa, dalam rapat Kabinet Kamis (25/9/2025).

"Selain berduka atas para korban, kita harus menyelidiki penyebab kematian, sebagian besar terjadi di lantai satu," ujarnya. 

Banyak wilayah perdesaan, terutama wilayah timur Taiwan, memiliki populasi lansia cukup besar karena kaum muda pindah ke kota untuk mencari peluang kerja yang lebih baik.

Sebagian besar korban tewas merupakan lansia penyandang disabilitas. Banyak jasad yang ditemukan di lantai 1 rumah.

"Mereka kesulitan berjalan," ujar pejabat pemerintah Hualien, Lin Jung Lu. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 hari lalu

China Tiba-Tiba Tutup Wilayah Udara Lepas Pantai 40 Hari, Latihan Serang Taiwan?

Nasional
2 bulan lalu

Pembangunan Jembatan Gantung Gampong Lhok Sanding di Aceh Capai 65 Persen

Nasional
2 bulan lalu

Istana Dalami Dugaan Penebangan Hutan Picu Banjir di Guci Tegal

Buletin
3 bulan lalu

Pascabanjir Bandang Lereng Slamet, Pantai Larangan Tegal jadi Lautan Kayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal