Total Aset Rusia yang Disita Uni Eropa Capai Rp263 Triliun selama Krisis Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Kapal pesiar mewah milik konglomerat Rusia, Sergei Chemezov, bersandar di Pelabuhan Barcelona, Spanyol, 9 Maret lalu. Kapal ini menjadi salah satu aset yang disita Uni Eropa selama agresi militer Rusia di Ukraina. (Foto: Reuters)

Reynders mencatat, sanksi Barat juga telah menyebabkan pembekuan cadangan devisa Bank Sentral Rusia di seluruh dunia dengan nilai total mencapai 300 miliar euro (Rp4.651 triliun). Menurut dia, uang itu dapat digunakan sebagai jaminan.

“Dari sudut pandang saya, paling tidaknya ini memungkinkan untuk menyimpan 300 miliar euro tersebut sebagai jaminan, sampai Rusia secara sukarela berpartisipasi dalam rekonstruksi Ukraina,” tuturnya.

Sejak aneksasi Krimea oleh Rusia pada 2014, sebanyak 1.236 orang termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov, serta para oligarki termasuk Roman Abramovich, telah menjadi sasaran pembekuan aset dan larangan memasuki Uni Eropa.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 jam lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

4 hari lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

4 hari lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

4 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal