Total Korban Meninggal akibat Virus Korona Secara Global Lampaui 3.000 Orang

Nathania Riris Michico
Seorang polisi perempuan, mengenakan masker di tengah kekhawatiran penyebaran virus korona di Bangkok, 1 Maret 2020. (FOTO: Mladen ANTONOV / AFP)

Amerika Serikat (AS) dan Australia melaporkan kematian pertama mereka akhir pekan kemarin, sementara infeksi hampir dua kali lipat terjadi dalam 48 jam terakhir di Italia, negara yang paling terpukul di Eropa.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan kemarin bahwa virus itu tampaknya menyerang mereka yang berusia lebih dari 60 tahun dan orang-orang sudah lemah oleh penyakit lain.

WHI mencatat, kebanyakan orang dengan penyakit COVID-19 hanya mengalami gejala ringan, sementara sekitar 14 persen menderita penyakit parah seperti pneumonia dan lima persen menjadi sakit kritis.

Disebutkan, tingkat kematian dalam wabah antara dua hingga lima persen.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
8 jam lalu

China Balas Dendam! Hukum 6 Perusahaan AS

16 jam lalu

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 5 Harley Davidson Bekas Asal China, Ini Penampakannya

7 hari lalu

Bak Dokter Gigi, Presiden Brasil Lula Periksa Bos WHO sambil Ngomongin Trump

8 hari lalu

Tersandung Kasus Durian, Wakil Menteri Pertanian Vietnam Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal