Trump Akan Bangun Pangkalan Militer di Gaza, Tampung 5.000 Pasukan Stabilisasi Gaza

Anton Suhartono
Donald Trump akan membangun pangkalan militer di Gaza yang bisa menampung 5.000 personel Pasukan Stabilisasi Gaza (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan membangun pangkalan militer di Jalur Gaza. Pangkalan tersebut bisa menampung 5.000 personel Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang juga disebut Pasukan Stabilisasi Gaza.

Surat kabar Inggris The Guadian, mengutip keterangan dokumen kontrak Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace, melaporkan pangkalan tersebut akan berfungsi sebagai markas besar ISF.

Belum jelas status kepemilikan lahan untuk pangkalan tersebut maupun peran ISF nantinya. Sebagian besar wilayah Gaza saat ini masih berada di bawah kendali Israel. Luas lahan yang diusulkan lebih dari 350 hektare di Jalur Gaza bagian selatan. 

Perwakilan beberapa perusahaan konstruksi internasional yang berpengalaman di zona perang dilaporkan telah mengunjungi lokasi tersebut.

"Seperti telah disampaikan Presiden (Donald Trump), tidak akan ada pasukan AS di lapangan," kata seorang pejabat pemerintahan Trump, tanpa memberikan penjelasan rinci.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Macron Sindir Trump soal Gaza di Sidang Umum PBB: Ada yang Bilang Perdamaian Telah Dicapai

5 jam lalu

Ini Isi Pidato Trump di Sidang Umum PBB yang Bikin Delegasi Kuba Walk out

6 jam lalu

Delegasi Kuba Walk out saat Trump Pidato di Sidang Umum PBB, Kenapa?

6 jam lalu

Takut Diusir Wali Kota Mamdani, Pesawat Netanyahu Tak Mendarat di Bandara JFK New York

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal