Trump pertama kali mengusulkan perubahan nama tersebut pada September lalu. Saat itu, dia menilai New America memiliki prestise lebih tinggi dibandingkan New Mexico, negara bagian yang terletak di wilayah barat daya AS dan tidak memiliki garis pantai.
Trump Yakin Nama Baru Dongkrak Ekonomi
Alasan utama yang dikemukakan Trump adalah potensi peningkatan nilai ekonomi dan prestise New Mexico. Menurut dia, nama New America akan membuat wilayah tersebut memiliki citra yang lebih kuat sebagai bagian dari Amerika Serikat.
Trump secara khusus mengaitkan perubahan nama dengan kenaikan nilai rumah dan pendapatan masyarakat. Namun, dia tidak memaparkan kajian ekonomi atau data yang membuktikan bahwa penggantian nama negara bagian akan menghasilkan dampak tersebut.
Usulan ini juga memunculkan pertanyaan mengenai dasar hukum perubahan nama sebuah negara bagian. Trump tidak bisa mengganti nama New Mexico hanya melalui keputusan presiden.
Perubahan nama negara bagian memerlukan proses konstitusional yang jauh lebih rumit, termasuk amandemen terhadap konstitusi yang relevan. Karena itu, usulan Trump tidak bisa langsung diberlakukan hanya berdasarkan keinginannya.