WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan pembatalan serangan besar-besaran terbaru terhadap Iran. Beberapa media AS melaporkan, serangan itu kemungkinan dilaksanakan akhir pekan ini.
Dalam pernyataannya pada Sabtu (1/8/2026) malam waktu AS atau Minggu pagi WIB, Trump menjelaskan militernya membatalkan seragan karena ada kemajuan dalam pembicaraan damai.
"AS siap siaga dan selalu siap untuk melawan Republik Islam Iran," kata Trump, seperti dikutip dari CNN, Minggu (2/8/2026).
Meski demikian dia menyetujui permintaan Iran serta negara-negara Timur Tengah lain untuk menunda serangan terkait perkembangan dalam perundingan.
Trump mengatakan, kesepakatan yang diusulkan akan mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz secara langsung serta mengakhiri ancaman nuklir Iran.