Trump Akhirnya Kerahkan Marinir, Los Angeles bak Medan Perang

Anton Suhartono
Bukan hanya Garda Nasional, Korps Marinir kini terlibat penanganan demonstrasi imigran di Los Angeles, AS (Foto: AP)

LOS ANGELES, iNews.id - Bukan hanya pasukan Garda Nasional, Korps Marinir kini terlibat dalam penanganan demonstrasi imigran di Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS). Presiden Donald Trump sebelumnya menyetujui rencana Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk mengerahkan korps marinir.

Korps Marinir AS merupakan salah satu matra dalam angkatan bersenjata AS yang memiliki peran menjalankan kekuatan tempur dari laut. Menggunakan fasilitas Angkatan Laut AS, marinir mengirim satuan tempur ke tempat di mana terjadi krisis global. Pengerahan pasukan marinir seolah-olah mengesankan Los Angeles sebagai medan perang.

Militer AS mengonfirmasi pengerahan 700 personel marinir ke Los Angeles County untuk menghadapi kerusuhan akibat demonstrasi ribuan imigran yang pecah sejak Jumat pekan lalu.

"Sekitar 700 marinir dengan Batalion ke-2, Marinir ke-7, Divisi Marinir ke-1 akan berganung dengan pasukan Title 10 di bawah Satgas 51 di Area Los Angeles," kata Komando Utara AS, seperti dikutip dari Spuntik, Selasa (10/6/2025).

Gubernur California Gavin Newsom serta Wali Kota Los Angeles Karen Bass mengecam pengerahan personel militer untuk menangani demonstran. Seperti diketahui sebelumnya Trump mengerahkan 2.000 personel pasukan Garda Nasional dan berjanji akan menambah kekuatan dengan marinir jika situasi memburuk.

Newsom menegaskan tidak meminta pengerahan pasuan Garda Nasional seraya menegaskan pengerahan personel militer hanya akan membuat situasi menjadi kacau.

Selain itu Gedung Putih tidak berkonsultasi dengan dirinya sebelum mengerahkan pasukan Garda Nasional. Bukan hanya itu, razia dan penggerebakan yang dilakukan petugas imigrasi dan bea cukai federal ICE di Los Angeles dan kota lain juga tidak berkoordinasi dengan pemerintahannya. Keputusan Trump itu memicu spekulasi motif politik di balik peristiwa ini, karena California merupakan wilayah biru yang dikuasai Partai Demokrat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Israel Siapkan Rencana Usir Seluruh Warga Gaza, Tunggu Restu AS

12 jam lalu

Timur Tengah Memanas, Kedubes dan Perusahaan AS Jadi Target Serangan Iran

13 jam lalu

Kapal Tanker Raksasa Saudi Dihantam Rudal di Selat Hormuz, 2 ABK Filipina Tewas

14 jam lalu

Kena Ranjau, 2 Kapal Tanker Meledak dan Terbakar di Selat Hormuz 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal