Trump Akui ‘Kutukan’ Pemilu Paruh Waktu: Presiden Menang, Partai Tumbang

Anton Suhartono
Donald Trump mengakui semacam “kutukan” dalam pemilu paruh waktu yang kerap menimpa partai penguasa (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui semacam “kutukan” dalam pemilu paruh waktu yang kerap menimpa partai penguasa. Meski berhasil memenangkan kursi presiden, Trump memprediksi Partai Republik justru berpotensi tumbang dan kehilangan kendali atas Kongres dalam pemilu paruh waktu November mendatang.

Trump secara terbuka menyebut Partai Republik berisiko besar kalah dan menyerahkan dominasi di DPR maupun Senat kepada Partai Demokrat. Prediksi itu, menurut Trump, didasarkan pada pola historis politik AS.

“Secara statistik, ketika seorang presiden menang, mereka (partai pengusung) kalah dalam pemilihan paruh waktu,” kata Trump, dikutip dari Sputnik, Rabu (28/1/2026).

Menariknya, Trump mengaku tidak sepenuhnya memahami logika di balik fenomena tersebut. Dia bahkan menyebut pola itu tidak masuk akal, terlebih jika presiden yang menjabat merasa telah mencatatkan kinerja baik.

“Saya tidak tahu mengapa. Itu tidak masuk akal, bahkan jika dia seorang presiden yang sukses. Dan saya rasa tidak ada presiden yang lebih baik dalam melewati tahun pertamanya selain kita,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

6 Bulan Perang, Mojtaba Khamenei Serukan Negara Muslim Bersatu Lawan AS-Israel

11 jam lalu

Perang AS-Iran Masuki 6 Bulan, Trump Tak Ingin Terburu-buru Mulai Perundingan Lagi

14 jam lalu

Kim Jong Un Tiba-Tiba Pecat Menhan Korea Utara, Kenapa?

14 jam lalu

Badan Intelijen Israel Evakuasi Anak Netanyahu dari AS, Takut Dibunuh Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal