Trump Akui ‘Kutukan’ Pemilu Paruh Waktu: Presiden Menang, Partai Tumbang

Anton Suhartono
Donald Trump mengakui semacam “kutukan” dalam pemilu paruh waktu yang kerap menimpa partai penguasa (Foto: AP)

“Saya akan dimakzulkan,” ujarnya menegaskan.

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Trump memiliki pengalaman pahit sebagai presiden AS pertama dalam sejarah yang dimakzulkan dua kali dalam satu periode jabatan. Pemakzulan pertama terjadi pada 2019 terkait tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi Kongres, meski akhirnya gagal menggulingkannya setelah Senat yang dikuasai Republik memberikan perlindungan.

Pemakzulan kedua berlangsung pada Januari 2021, menyusul kerusuhan di Gedung Capitol pada 6 Januari 2021. Trump dituduh menghasut para pendukungnya untuk menolak hasil Pilpres AS 2020 yang dimenangkan Joe Biden. DPR meloloskan pemakzulan tersebut dengan dukungan sebagian anggota Partai Republik, meski Senat belum sempat menggelar sidang hingga masa jabatan Trump berakhir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Iran Sindir Operasi Militer AS-Israel Gagal Total, Ubah Nama Jadi 'Fury Mistake'

Internasional
7 jam lalu

Iran: Tak Ada Kapal Tanker AS yang Berani Dekati Selat Hormuz!

Internasional
8 jam lalu

Iran Siap Ladeni Serangan AS: Kami Punya Banyak Kejutan!

Internasional
8 jam lalu

140 Tentara AS Luka Selama Perang Lawan Iran, 8 Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal