Trump Ancam Beri Sanksi Turki, Erdogan Sebut AS Bermental Zionis

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan (Foto: AFP)

ANKARA, iNews.id - Presiden Recep Tayyip Erdogan menegaskan Turki tak akan menyerah kepada Amerika Serikat (AS) terkait penahanan pendeta Andrew Brunson. Bahkan, Erdogan menyebut AS sebagai negara bermental zionis.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump dan Wakil Presiden Mike Pence mengancam akan memberlakukan sanksi yang menyakitkan kepada Turki, jika tidak membebaskan Brunson.

Pemimpin gereja Protestan di Kota Izmir, Provinsi Aegean, itu menjadi sorotan di tengah pusaran konflik diplomatik kedua negara. Ini bukan satu-satunya pemicu yang membuat hubungan Turki-AS memburuk, tapi ada juga isu Kurdi serta aktor kudeta Fethullah Gulen yang kini berada di AS.

Sebenarnya Turki sudah melunak dengan memberlakukan tahanan rumah kepada Brunson pada pekan lalu, setelah dipenjara dua tahun. Namun kondisinya bukan membaik, justru memicu krisis lebih dalam. Pasalnya, AS ngotot mendesak Turki membebaskannya.

"Kami tidak akan memberikan penghargaan apa pun atas bahasa ancaman itu," kata Erdogan, mengacu pada ancaman sanksi dari Trump, dikutip dari AFP.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Iran Akan Blokade Selat Hormuz sampai Kesepakatan Damai dengan AS Dicapai

Internasional
1 jam lalu

Ini 2 Ganjalan yang Bikin AS dan Iran Belum Bisa Berdamai

Internasional
20 jam lalu

Iran Beri Syarat Selat Hormuz Bisa Dibuka Terus, Apa Itu?

Internasional
21 jam lalu

Nah, Iran Bantah Akan Kirim Uranium ke AS: Salah Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal