Trump Ancam Bombardir Moskow, Begini Komentar Santai Putin

Anton Suhartono
Vladimir Putin menegaskan tidak ingat Trump pernah menyampaikan ancaman akan menyerang Moskow (Foto: Kremlin)

Trump lalu melontarkan pernyataan soal ancaman mengebom Moskow.

"Vladimir, jika Anda menyerang Ukraina, saya akan menyerang Anda dengan keras. Anda bahkan tidak akan memercayainya. Saya akan menyerang Anda tepat di jantung Moskow. Kita berteman. Saya tidak ingin melakukannya, tapi saya tidak punya pilihan," kata Trump.

Dia melanjutkan, Putin bereaksi tidak percaya dengan ancamannya.

Presiden ke-45 AS itu lalu melanjutkan pembicaraannya kepada Putin, "Anda akan sangat terpukul dan saya akan mencopot kubah-kubah sialan itu dari kepala Anda."

Kubah-kubah tersebut merujuk pada kediaman dinas Putin di Kremlin.

Tak disebutkan kapan Trump menyampaikan hal itu kepada Putin. Hal yang jelas Trump lengser dari Gedung Putih pada Januari 2021, setahun sebelum Rusia menyerang Ukraina.

Putin terakhir kali berbicara langsung dengan Trump pada 2020.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan

57 tahun lalu

Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih

57 tahun lalu

Konflik dengan AS Memanas, Iran Tegaskan Pegang Kendali Penuh Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal