Trump Ancam Hentikan Operasi Militer AS di Seluruh Dunia

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP/SAUL LOEB)

Sejak 2014, koalisi lebih dari 70 negara pimpinan AS melakukan operasi militer terhadap kelompok teroris Daesh atau ISIS di Suriah dan Irak. Operasi koalisi di Irak dilakukan bekerja sama dengan Pemerintah Irak, namun operasi di Suriah belum diotorisasi oleh Pemerintah Suriah atau Dewan Keamanan PBB.

Diperkirakan, ada 2.000 tentara AS di negara itu, bersama dengan oposisi Pasukan Demokratik Suriah, menguasai wilayah di timur dan timur laut negara itu, yang kaya akan sumber daya alam.

Terkait dengan penarikan pasukan AS, Trump sebelumnya mengatakan bahwa penarikan itu tidak akan rampung dalam waktu cepat.

"Kami menarik kembali pasukan di Suriah. Kami akan memindahkan pasukan kami. Saya tidak pernah mengatakan kami akan melakukannya dengan cepat," kata Trump.

Dia juga mengatakan, masih banyak pihak yang bersedia untuk memerangi ISIS di Suriah, sepeti Iran, Rusia, dan Turki. Iran dan Rusia, sebut Trump, bahkan lebih membenci dan memiliki keinginan lebih besar untuk menghancurkan ISIS dibandingkan AS.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Trump: Setelah Iran, Kuba!

Internasional
18 jam lalu

NATO Bantah Terlibat Perang AS-Israel Vs Iran

Internasional
18 jam lalu

AS Tak Terpengaruh Perang Timteng, Pasokan Minyak Aman meski Selat Hormuz Diblokade

Internasional
2 hari lalu

Iran Ditipu Fasilitas Energi Nuklirnya Diserang: AS-Israel Akan Bayar dengan Harga Mahal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal