Sebagai pengembang real estate, Trump menyebut tunawisma sebagai salah satu dari beberapa kelompok yang "mengambil alih" Washington DC, termasuk geng krimimal dan penjahat haus darah, gerombolan pemuda liar yang berkeliaran, dan pecandu narkoba.
Ia menyamakan kebijakan keras tersebut dengan tindakan pemerintahannya untuk mengamankan perbatasan AS dengan Meksiko dari imigran.
Jumlah tunawisma mencapai rekor tertinggi di AS pada 2024. Masyarakat AS telah lama mengalami masalah tunawisma yang tampaknya sulit diatasi, mencapai rekor tertinggi dengan lebih dari 771.000 laki-laki, perempuan, dan anak-anak dalam satu malam pada 2024.
Laporan terbaru Departemen Perumahan dan Pembangunan Perkotaan (HUD) kepada Kongres, populasi tunawisma di Washington DC diperkirakan mencapai 5.616 orang, naik 14,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini menjadikan Washington DC, kota dengan populasi lebih dari 700.000 jiwa, sebagai kota ke-16 dari 20 kota di AS dengan populasi tunawisma terbesar, demikian data situs web USA Facts. Lima kota teratas adalah New York, Los Angeles, Chicago, Seattle, dan Denver.