Trump Ancam Jebloskan Gelandangan di Washington DC ke Penjara

Anton Suhartono
Tunawisma di Washington DC bakal dijebloskan ke penjara jika tidak patuh terhadap ketentuan yang dibuat Presiden AS Donald Trump (Foto: AP)

Andy Wassenich, direktur kebijakan di Miriam's Kitchen, organisasi yang menawarkan layanan kepada para tunawisma, mengatakan timnya sedang berupaya untuk memperingatkan masyarakat.

Banyak tunawisma kebingungan mengenai dampak tindakan keras tersebut.

"Pergilah ke penampungan jika Anda bisa, jika Anda tahan. Jika punya kenalan untuk menumpang, tinggalkan jalanan, dan carilah tempat aman, lalu beri tahu kami apa yang bisa kami bantu untuk Anda," kata Wassenich.

Trump ingin para tunawisma keluar dari Washington DC sebelum mengumumkan pengambilalihan Departemen Kepolisian Metropolitan di bawah pemerintah federal.

Dia lalu mengerahkan 800 pasukan Garda Nasional sebagai upaya keras terhadap kejahatan, upaya yang juga mencakup 500 agen penegak hukum federal lainnya.

Sebagai pengembang real estate, Trump menyebut tunawisma sebagai salah satu dari beberapa kelompok yang "mengambil alih" Washington DC, termasuk geng krimimal dan penjahat haus darah, gerombolan pemuda liar yang berkeliaran, dan pecandu narkoba.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

3 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

3 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

3 hari lalu

California Resmi Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Hari Libur Negara Bagian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal