“Saya punya instruksi sangat tegas, apa pun yang terjadi, mereka akan menghapus Iran dari muka bumi ini,” ujarnya, lagi.
Trump pekan lalu sempat mengancam akan menyerang Iran terkait demonstrasi rusuh anti-pemerintah yang menewaskan ribuan orang. Namun saat dia membatalkannya, berdasarkan keterangan beberapa pejabat AS.
Iran diguncang demonstrasi besaar sejak 28 Desember 2025 dipicu oleh anjloknya nilai mata uang rial, inflasi yang melonjak, dan lonjkaan harga pangan. Demonstrasi awalnya berlangsung di Teheran kemudian menjalar ke kota lain disertai kerusuhan.
Lembaga Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di AS mengungkap, setidaknya 4.500 orang tewas hingga Selasa (20/1/2026) dan lebih dari 5.800 luka akibat kerusuhan. Selain itu lebih dari 26.000 demonstran ditangkap.